post-image

Belajar di Usia Senja

Oleh Eka Saridiana, Mustawa Tsaani

بسم الله الرحمن الرحيم

Segala pujian hanyalah milik Allah ‘Azza wa Jalla, yang telah menerangi kehidupan umat manusia dengan hidayahNya, yaitu kebenaran mutlak berupa Al Qur’an.

Shalawat dan salam senantiasa kita doakan agar selalu tercurahkan pada teladan dan panutan kita Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, juga para Sahabat serta keluarganya, dengan perantara merekalah kita mengenal islam, dengan pemahaman merekalah kita beriman dan dengan contoh dari Rasulullaah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam kita beribadah.

Menuntut ilmu adalah kewajiban, seperti yang disebutkan dalam hadits baginda Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam :
طلب العلم فريضة على كل مسلم

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah)

Juga disebutkan menuntut ilmu agama merupakan ibadah yang paling utama, karena seluruh ibadah tidak akan bisa ditunaikan tanpa ilmu, seperti yang dikatakan Imam Sofyan As-Tsauri :

لا أعلم بعد النبوة أفضل من العلم

“Aku tak tau derajat paling mulia yang melekat pada manusia setelah kenabian, yang lebih utama daripada ilmu.”

Bahkan di Al Qur’an, kitab suci yang mulia disebutkan :

...يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

“Niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan." (QS. Al Mujadalah ayat 11)

Keutamaan menuntut ilmu tidak dibatasi oleh usia, berapapun usianya seseorang memiliki kewajiban untuk melepaskan diri dari kebodohan.

Berangkat dari hasungan syari’at tentang keutamaan menuntut ilmu, sebagian orang yang tidak mengenyam pendidikan agama dimasa mudanya, memilih menempuh ilmu yang mulia ini ketika usia menjelang senja.

Fakta yang tidak terbantah ketika usia tua kelelahan fisik mudah dan lebih cepat datang, dampak fisiologis yang dijumpai pada orang berusia lanjut adalah kondisi fisik yang mulai mengalami penurunan secara perlahan.

Namun demikian pendidikan merupakan khidmah atas akal yang diberikan kepada manusia sebagai makhluk Allah yang sempurna, dalam prosesnya, menempuh pendidikan bukan hanya terinci pada usia wajib belajar, melainkan pada waktu yang tidak terbatas, sejak dilahirkan hingga berakhir dengan kematian.

Walaupun kendala secara fisik tidak terhindarkan, tetapi semangat sebagian orang yang sudah tua dalam menempuh pendidikan memiliki peran signifikan, tidak mudah menyerah dengan segala keterbatasan karena usia.

Dibeberapa riwayat disebutkan banyak kisah tentang orang-orang yang sudah berusia lanjut menempuh jalan menuntut ilmu, diantaranya :

1. Asbagh ibn Al Faraj, seorang mufti mesir pada masanya, seorang ulama Maliki, disebut oleh Imam Adz Dzahabi, bahwa Asbagh lahir pada tahun 150H, dia mulai mencari ilmu diusia tua, sehingga tidak berkesempatan berguru pada Imam Malik dan Laits.

(Siyar A’lam An Nubala oleh Adz Dzahabi 10/656)

2. Imam Shalih bin Kaisan, yang merupakan guru khalifah Umar bin Abdul Aziz dan putranya, beliau Shalih bin Kaisan baru belajar diusia 70 tahun.

(Siyar A’lam An Nubala)

Tambahan para ulama yang menuntut ilmu diusia senja yaitu : Al Fudhail bin Iyadh, Ibnu Al Arabi, Ibnu Hazm, dan masih banyak lagi.

Maka untuk membuktikannya bahwa usia bukanlah penghalang untuk belajar dan mencari ilmu, seperti yang dikatakan oleh Amr bin A’la :

“Jika seseorang tua merasa dapat hidup maka dia mampu untuk belajar”

Ibnu Aqil juga berkata :

“Aku menemukan kelezatan dalam mencari ilmu pada usia 80 tahun lebih banyak daripada ketika berusia 40 tahun"

Sungguh kata terlambat tidak patut disematkan ketika seseorang berazam untuk belajar, apalagi kata-kata, saya malu belajar karena sudah tua, saya tidak pintar, saya malu karena teman-teman belajar saya seusia anak atau cucu saya, bahkan guru-gurunya masih sangat muda.

Mujahid berkata :

“Orang pemalu dan sombong tidak akan bisa menuntut ilmu”

Jalan menuntut ilmu untuk orang-orang berusia tua adalah jalan terjal penuh tantangan, akan banyak kesendirian dalam menempuhnya, kelelahan serta lamanya dalam menghafal pelajaran akan membutuhkan lebih banyak waktu dibanding teman-teman yang usianya relatif muda jika 100% dia berusaha, maka ratusan persen doa yang teruntai sepanjang jalannya.

“Ya Rabb kuatkan aku dalam menempuh jalan belajar, sehatkan badanku agar aku kuat dalam belajar, mudahkan semua urusanku, jadikan masa tuaku bermanfaat dengan menempuh jalan menuntut ilmu”

 

Lebak Wangi – Parung

10 Oktober 2024